Tags

Related Posts

Share This

Merevolusi Kerja Praktek

Kerja Praktek (KP) merupakan bagian dari program kampus untuk membantu mendekatkan mahasiswanya dengan dunia kerja. Rata-rata Kerja Praktek biasanya part-time dan memakan waktu 3 bulan, walau saya juga pernah melihat Kerja Praktek full time dan memakan waktu satu semester (6 bulan).

Walau idenya bagus, namun sering kerja praktek ini terkadang menjadi solusi yang tidak win-win, baik bagi pemberi kerja maupun pencari kerja. Pertama, biasanya dari KP hampir tidak menghasilkan apa-apa. Yang didapatkan dari KP rata-rata hanya pengalaman kerja yang monoton, dan terkadang seperti seorang pion, yang tidak memiliki job description yang jelas dan diminta untuk mengerjakan tugas-tugas yang karyawan lain enggan lakukan.

Terbersit pikiran, kenapa KP tidak diarahkan untuk mengembangkan startup? Saat ini orang-orang non-tech yang memiliki ide brilian kesulitan untuk mendapatkan karyawan, dan sebagian besar dikarenakan kurangnya dana. Sedangkan banyak mahasiswa komputer yang luntang-lantung dalam mencari KP, karena mereka sering tidak diberikan posisi atau pekerjaan yang strategis dimana mereka bisa memanfaatkan secara optimal kemampuan dan pengetahuan mereka.

Jadi cara kerjanya adalah, perusahaan atau individu yang sedang ingin mengembangkan startups dapat menuliskan idenya. Juga dituliskan kompensasi atau gaji yang hendak diberikan ke calon peserta KP. Jika memang startups tersebut bootstrapping atau memiliki dana yang tidak banyak, bisa memberikan Equity Compensation kepada peserta KP. Startup saya tiket.com cuma membutuhkan waktu 3 bulan untuk mengembangkan situs tersebut hingga launching, jadi 6 bulan adalah waktu yang sangat banyak. Rata-rata startups butuh 5-7 bulan untuk siklus pertamanya.

Keuntungan bagi peserta KP, mereka mendapatkan real startups experience dimana mereka memperoleh entrepreneurial experience of building startup first hand. Keuntungan bagi perusahaan adalah cost effectiveness. Mari akui saja banyak perusahaan yang masih mau menerima KP hanya karena biayanya yang rendah, bahkan saya sering dengar ada yang mengerjakan KP secara gratis. Keuntungan tambahan untuk founder adalah mereka dapat melakukan proof of concept mereka secara efisien. Hey, Groupon saja walau dapat investasi USD 1 juta tetap pakai WordPress untuk awalnya karena mereka ingin membuktikan konsep mereka.

Jika ada rekan startups berpikir ini merupakan feasible idea, ayo kita coba mulai terapkan dengan posting ide-ide kalian di kategori #StartupLokal Jobs yang baru di http://startuplokal.org/jobs/categories/internship/

Natali Ardianto

#StartupLokal initiator, COO of tiket.com, advisors of golfnesia.com

More Posts - Website - Twitter - Facebook